Menu Close

Keutamaan Mengamalkan Doa Nurbuat

Advertisements
Sumber: Liputan6.com

Di dalam ajaran Islam, berdoa termasuk suatu ibadah yang sangat dianjurkan. Doa sendiri memiliki arti permohonan sesuatu yang baik kepada Allah agar dikabulkan oleh Allah dan terhindar dari berbagai macam musibah serta marabahaya. 

Bahkan perintah untuk berdoa ini termaktub dalam Al Quran Surah Al Mu’min ayat 60 yang berbunyi :

Artinya : “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong yang tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.” (QS. Al-Mu’min : 60).  

Dari ayat di atas jelas bahwa seluruh umat manusia diperintahkan untuk berdoa dan memohon hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Dari sekian banyak doa, ada doa yang cukup populer dan sering diamalkan. Yakni doa Nurbuat atau Nurun Nubuwwah yang artinya cahaya kenabian. 

Ada banyak keutamaan doa Nurbuat ini, salah satunya adalah mengingatkan diri pada Allah yang Maha Agung. Pasalnya, doa ini diawali dengan kalimat-kalimat pujian kepada Allah yang sangat indah. 

Selain itu, doa ini juga diyakni dapat membantu anda bermimpi bertemu Nabi. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda : “Barangsiapa ingin berjumpa para nabi, maka bacakan 100 kali doa ini, kemudian tidur, Insya Allah akan berminmpi bertemu para Nabi, dan barangsiapa yang rajin mengamalkan doa ini, maka orang yang memandangnya akan merasa kasih sayang, dan jika kamu ingin dimuliakan, bacalah doa ini.”

Baca juga: Inilah Doa Mandi Junub Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaan untuk Wanita Setelah Haid

Adapun bunyi doa Nurbuat adalah sebagai berikut :

“Allahumma dzis sultaanil ‘aziimi wa dzil mannil qadiimi wa dzil wajhil kariimi wa waliyyil kalimaatit taammati wadda ‘awaatil mustajaabaatu ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wan naaziriina wa ‘ainil jinni wal insi wasy syayaatiin. 

Advertisements

Wa iy yakaadulladziina kafaruu layuzliquunaka bi absaarihim lammaa samii’udz dzikra wa yaquuluuna  innahuu lamajnuunuw  wa maa huwa illaa dzikrul lil ‘aalamiin, wa mustajaabil qur’aanil ‘aziim, wa warits sulaimaanu daawuuda ‘alaihimas salaam, al wuduudu dzul ‘arsyil majiid. Tawwil ‘umrii wa shahhih jasadil waqdii haajatii wa aktsir amwaalii wa aulaadii wa habbibnii lin naasi ajma ‘iina wa tabaa ‘adil ‘adaawata kullahaa mim banii aadama ‘alaihissalaamu man kaana hayyaw wa yahiqqal qaulu ‘alal kaafiriina innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir

Subahaana rabbika  rabbil ‘izzati ‘ammaa yasifuuna wa salaamun ‘alal mursalina wal hamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin.”

Artinya :

Ya Allah yang Maha Kuat, yang memiliki anugerah, yang merupakan zat yang Maha Mulia, menguasai banyak kalimat sempurna dan doa yang mustajab, penjamin Al Hasan dan Al Husain dari jiwa yang hak, pandangan yang penuh kuasa, serta orang-orang yang melihat dari pandangan para jin, manusia dan juga setan.

Sesungguhnya orang yang kafir itu adalah oraang yang menjerumuskan kamu dengan pandangan dari mereka, ketika mendengar Al-Quran dan mereka pun berkata,”Sesungguhnya Muhammad adalah orang yang gila. Al-Quran hanyalah peringatan untuk setiap umat. Wahai yang Doa memperkenankan melalui Al-Quran yang sangat agung. Sulaiman dan juga Daud dan Dia yang Maha Pengasih, sebagai pemilik Arasy yang Mulia. 

Maka panjangkanlah umurku, sehatkanlah tubuhku, tunaikanlah segala yang kuperlukan, dan perbanyakanlah harta dan anakku, jadikanlah aku orang yang terhindar dari segala permusuhan dari anak-anak Adam yang masih hidup. Pastikan ketetapan atau azab untuk orang-orang yang kafir. Karena sesungguhnya Engkau adalah yang Maha Kuasa akan segala sesuatu.

Maha suci Tuhamu, yaitu Maha yang memiliki kebesaran, dari apapun yang (mereka) gambarkan yaitu orang-orang kafir, dan melimpahlah kesejahteraan pada para Rasul, dan segala puji bagi Allah pemilik alam semesta.”

Baca juga: Doa Meluluhkan Hati Seseorang, Ini Hidayahnya

Sumber: https://beritanakmuda.com/

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *