8 Macam Puasa Sunnah Dalam Islam, Penuh Berkah !

ayawanita.com – Puasa adalah menahan hawa nafsu mulai dari terbit matahari hingga tenggelam matahari. Jadi, kamu tidak boleh makan dan minum selama berpuasa. Namun, tahukah kamu kalau puasa tidak hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. Umat Islam bisa berpuasa sunnah pada bulan-bulan atau hari-hari tertentu, selain puasa wajib di bulan Ramadhan. 

Berikut akan diperkenalkan 8 jenis puasa sunnah dalam Islam :

1. Puasa Syawal

Puasa Syawal adalah puasa sunnah selama enam hari di bulan Syawal. Kamu bisa melakukan puasa ini secara berurutan dimulai dari hari kedua syawal ataupun bisa dilakukan secara berurutan. 

2. Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah jenis puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap umat Muslim yang tidak sedang berhaji. Sementara bagi umat Muslim yang sedang berhaji, tidak ada keutamaan untuk mengerjakan puasa sunnah pada hari arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah. 

Puasa Arafah sendiri memiliki keistimewaan bagi orang yang mengerjakannya yaitu akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa ditahun yang akan datang (HR. Muslim). 

3. Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari tarwiyah yaitu tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah tarwiyah sendiri berasal dari kata tarawwa yang memiliki arti membawa bekal air. Hal tersebut karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal berupa air zam-zam sebagai persiapan Arafah dan menuju Mina. 

4. Puasa Senin Dan Kamis

Jenis puasa Senin Kamis ini merupakan puasa sunnah terpopuler. Puasa Senin Kamis berawal dari saat Nabi Muhammad SAW memerintah umatnya untuk senantiasa berpuasa di hari Senin dan Kamis. Sebab hari Senin adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, sedangkan hari Kamis adalah hari pertama kali Al-Quran diturunkan. 

Baca Juga : Tata Cara dan Bacaan Sholat Tahajud 

5. Puasa Daud

Puasa Daud adalah jenis puasa sunnah yang unik. Sebab puasa sunnah ini dilakukan secara selang-seling (sehari puasa, sehari tidak). Tujuan mengerjakan puasa sunnah ini adalah untuk meneladani puasanya Nabi Daud As. Puasa sunnah Daud ini juga ternyata sangat disukai Allah SWT. 

6. Puasa ‘Asyura

Bulan Muharram adalah bulan yang disunnahkan untuk memperbanyak mengerjakan ibadah puasa. Kamu boleh mengerjakannya di awal bulan, pertengahan, maupun diakhir. Namun, lebih utama mengerjakannya pada hari Asyura yaitu tanggal sepuluh pada bulan Muharram. Puasa sunnah ini dikenal dengan istilah Yaumu Asyura yang memiliki arti hari pada tanggal kesepuluh bulan Muharram. 

7. Puasa Ayyamul Bidh 

Umat Islam disunnahkan mengerjakan puasa sunnah minimal tiga kali dalam sebulan. Namun lebih utama mengerjakan puasa pada ayyamul bidh yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dalam bulan Hijriyah atau bulan pada kalender Islam. 

Ayyamul bidh sendiri artinya adalah hari putih karena pada malam-malam tersebut bulan purnama bersinar dengan sinar rembulannya yang putih. 

8. Puasa Sya’ban (Nisfu Sya’ban)

Tidak hanya bulan Ramadhan saja yang memiliki keistimewaan, karena bulan Sya’ban juga memiliki keistimewaan tersendiri. Pada bulan Sya’ban, umat Islam dianjurkan untuk mencari pahala yang sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah dengan melakukan puasa sunnah sebanyak-banyaknya pada awal pertengahan bulan Sya’ban. 

Itulah 8 jenis puasa sunnah dalam Islam yang perlu Anda ketahui. Puasa sunnah tidak wajib dikerjakan oleh umat Islam. Orang Islam yang mengerjakannya akan mendapat pahala, namun jika tidak mengerjakannya juga tidak apa-apa atau tidak akan mendapat dosa. Puasa sunnah dapat menghapus dosa serta membayar puasa yang tertinggal dalam bulan puasa. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *