Menu Close

7 Penyebab Sakit Kepala Terus Menerus

Advertisements

7 Penyebab Sakit Kepala Terus Menerus Dan Tidak Kunjung Sembuh 

Sumber: Kompas Health

Sakit kepala sebenarnya suatu kondisi yang cukup umum terjadi karena banyak orang yang memang pernah mengalaminya. Sakit kepala pun termasuk kondisi yang ringan dan dapat diatasi sendiri dengan mengkonsumsi obat – obatan OTC (Over The Counter). 

Meski bisa terbilang kondisi ringan, namun gangguan kesehatan ini tidak bisa dianggap enteng atau diremehkan. Karena jika nyeri kepala diabaikan dan tidak segera ditangai bisa menyebabkan kondisinya makin parah dan bahkan bisa menjadi gejala suatu penyakit. 

Nyeri kepala ringan biasanya terjadi akibat tubuh kelelahan, kurang tidur, kurang minum air putih, dan lainnya. Namun, tidak jarang juga terjadi Nyeri kepala yang terus menerus dan tidak kunjung sembuh. Masalah kesehatan ini bisa terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor. Apa saja penyebab sakit kepala terus menerus? Simak penjelasan berikut ini !

1. Kurang Tidur

Sumber: Kompas Health

Salah satu penyebab sakit kepala terus menerus dan tidak kunjung sembuh yang paling umum adalah karena kurang tidur. Ketika kamu kurang tidur, maka tubuhmu bisa kekurangan energi, sehingga otak tidak akan dapat berfungsi dengan baik dan mudah mengalami nyeri kepala. Selain itu, kurang tidur pun bisa mengakibatkan sulit konsentrasi, kelelahan, serta perubahan mood. 

2. Stres Berlebihan

Sumber: Halodoc

Penyebab lain sakit kepala terus menerus adalah karena stres yang berlebihan. Saat kamu sedang stress, maka tubuh akan menghasilkan hormon stres atau kortisol berlebihan. Saat kadar hormon kortisol meningkat, maka kamu akan menjadi lebih mudah mengalami nyeri kepala. 

3. Kekurangan Gula Darah

Sumber: Grid.Id

Kekurangan gula darah (hipoglikemia) juga merupakan salah satu penyebab sakit kepala terus menerus. Glukosa atau gula darah merupakan sumber energi utama bagi otak dan saraf. Saat kadar glukosa menurun, maka kamu akan mengalami sakit kepala. 

Hipoglikemia kerap terjadi pada saat seseorang telat makan, menjalani diet ekstrim, atau mengonsumsi obat – obatan antidiabetes. 

4. Anemia

Sumber: Suara Surabaya

Anemia atau kurang darah merupakan kondisi saat kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berkurang, sehingga tidak mampu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik. Oksigen sendiri adalah salah satu sumber energi bagi tubuh, termasuk juga untuk otak. 

Advertisements

Ketika otak tidak menerima cukup oksigen, maka kondisi ini bisa menyebabkan nyeri kepala, pusing, dan mata berkunang – kunang. 

5. Infeksi

Sumber: Kompas Health

Kondisi medis tertentu seperti infeksi virus juga menjadi salah satu penyebab sakit kepala terus menerus. Beberapa infeksi yang menyebabkan sakit kepala terus menerus antara lain flu, deman berdarah, dan chikungunya. 

Selain sakit kepala terus menerus, infeksi virus pun kerap menimbulkan gejala lain seperti demam, nyeri otot atau tulang, batuk pilek, dan lemas. 

6. Meningitis

Sumber: KlikDokter

Sakit kepala terus – menerus dan tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala awal dari meningitis. Masalah kesehatan ini merupakan kondisi peradangan pada selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur. 

Selain nyeri kepala terus menerus, meningitis pun bisa menimbulkan gejala lain seperti leher kaku, demam, lemas, mual muntah, mata mudah merasa silau, dan kejang. Meningitis sendiri adalah penyebab sakit kepala yang berbahaya dan harus segera ditangani dokter. 

7. Tumor Otak

Sumber: Halodoc

Sakit kepala parah dan terjadi terus – menerus seringkali dikaitkan dengan kondisi medis lainnya seperti tumor otak. Kondisi ini terjadi saat tumor berukuran cukup besar, sehingga akan menekan saraf atau pembuluh darah di otak dan menyebabkan sakit kepala. 

Baca juga: Manfaat, Kandungan dan Cara Penggunaan Multivitamin Zegavit

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *