Menu Close

Nyeri Haid Mengganggu? Obati Dengan Cataflam!

Advertisements
obat cataflam
Sumber: Halodoc

Nyeri saat haid sering membuat aktivitas menjadi terhambat dan membuat penderitanya menjadi tidak nyaman dalam menghadapi aktivitas. Biasanya nyeri tersebut disebabkan karena berbagai faktor. 

Nah untuk mengatasi nyeri saat haid, kamu bisa mencoba menggunakan obat Cataflam yang dikhususkan untuk mengatasi nyeri saat haid. Obat ini bekerja dengan baik dalam mengatasi nyeri haid. Nah mari pelajari penggunaannya disini!

Apa Itu Cataflam? 

Cataflam merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri haid, sakit gigi, ataupun sakit kepala migraine. Obat ini juga mampu mengatasi keluhan nyeri dan radang sendi akibat ostheoarthritis dan ankilosa. 

Cataflam ini mengandung diclofenac potassium ataupun sodium yang tersedia dalam berbagai bentuk seperti tablet, sirop, dan serbuk. Kandungan Diclofenac yang terkandung dalam obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin yang merupakan zat yang menyebabkan gejala radang muncul dalam tubuh. 

Cataflam ini tergolong kedalam kelas obat NSAID yang mengandung diclofenac yang bekerja dengan mengurangi zat dalam tubuh penyebab peradangan dan pembengkakan. 

Manfaat Cataflam 

Cataflam ini umumnya digunakan untuk mengobati nyeri haid, sakit gigi, ataupun kepala migraine. Obat ini juga memiliki khasiat untuk mengobati radang sendi yang diakibatkan oleh ostheoarthritis dan spondylitis ankilosa. 

Cataflam ini juga bekerja untuk mengurangi pembengkakan, kekakuan sendi yang biasanya disebabkan oleh artritis. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengurangi nyeri kronis pada penderita kanker. 

Dosis Cataflam 

Dosis penggunaan obat ini berbeda-beda untuk tiap pasiennya yang disesuaikan dengan kondisi serta usia pasien saat ini. Tiap pasien tentunya akan diberikan dosis yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan tubuh pasien. 

Dikarenakan Cataflam merupakan obat keras maka kamu diharuskan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakannya. adapun aturan dosis yang biasa diberikan seperti dibawah ini: 

  • Dewasa : dosis maksimal 150 mg dan maksimal 100 mg 
  • Anak dan remaja usia > 14 tahun : 50-100 mg perhari

Jenis dan Kandungan Cataflam 

Advertisements

Cataflam biasanya disediakan dalam bentuk tablet, sirop, atau serbuk, adapun produk-produk Cataflam yang tersedia di Indonesia seperti : 

  • Cataflam 50 mg berbentuk tablet 
  • Cataflam 25 mg berbentuk tablet
  • Cataflam Fast 50 mg berbentuk serbuk 
  • Cataflam D 50 mg berbentuk tablet dispersible 
  • Cataflam Drops berbentuk sirop 

Baca juga: 3 Cara Menghitung Masa Subur untuk Siklus Haid yang Berubah-ubah

Cara Mengonsumsi Cataflam Yang Benar 

Sebelum kamu mengonsumsi obat ini ada baiknya kamu membaca keterangan yang tertera pada kemasan untuk berhti-hati. Karena obat ini berbentuk sebagai obat keras maka obat ini harus dikonsumsi dengan resep dokter terlebih dahulu. 

Sebaiknya jangan mkengubah dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan. Obat ini sebaiknya kamu konsumsi setelah makan untuk menghindari sakit maag. 

Jika kamu mengonsumsi Cataflam berbentuk tablet maka minumlah dengan segelas air untuk membantu masuknya tablet kedalam tubuh. Sebaiknya kamu tidak boleh menghancurkan, mengunyah, atau membelah tablet karena dapat memberikan efek samping kepada pengonsumsinya. 

Sebaiknya simpan obat ini di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung serta jauhkan obat ini sebisa mungkin dari jangkauan anak-anak. 

Efek Samping Cataflam 

Obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping setelah dikonsumsi oleh beberapa orang yang berbentuk mual, kembung, diare, pusing, kantuk, dan sakit kepala. Jika kamu mengalami gejala ini secara terus menerus selama mengonsumsi obat ini maka kamu wajib berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat yang kamu konsumsi ini. 

Interaksi Cataflam 

Obat ini juga dapat berinteraksi dengan obat lain sehingga menimbulkan efek yang berbeda pada tubuh apabila dikonsumsi secara bersamaan dengan beberapa obat dibawah ini: 

  • Peningkatan efek toksik dari digoxin atau methotrexate
  • Peningkatan kadar Cataflam dalam darah jika dikonsumsi bersamaan dengan voriconazole
  • Penurunan efek tivitas Cataflam jika digunakan bersamaan dengan ritampicin

Baca juga: Inilah Doa Mandi Junub Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaan untuk Wanita Setelah Haid

Sumber: https://tipscantikan.com/

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *