Susu Formula sebagai Pendamping MPASI?

Walaupun ada yang tidak mendapatkan banyak asupan air susu ibu atau ASI saat masih bayi karena ibunya tidak mampu memproduksi air susu sendiri, namun mayoritas anak-anak di seluruh dunia sudah menerima dan meminum ASI eksklusif di saat masih kecil.

Jika menurut penelitian bahwa pemberian ASI tersebut harus setidaknya sampai sang buah hati berusia 2 tahun, namun terkadang ada kalanya seorang ibu hanya memberikannya dalam jangka waktu tertentu dengan berbagai faktor penyebabnya.

Dengan tidak memberikan lagi ASI, maka bagi anak-anak yang berusia di atas 1 tahun akan diberikan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI) agar ada kecukupan gizi, nutrisi dan mampu memberikannya energi. Selain itu, terkadang ada yang masih menambahkan memberikan susu formula kepada sang buah hati tersebut di samping memberikan MPASI.

mpasi bayi

Pemberian susu formula tersebut dengan pemikiran bahwa kandungan nutrisi serta gizi yang didapatkan dari MPASI masih kurang begitu cukup, maka susu formula adalah pelengkapnya. Dikarenakan hal itu, sekarang ini ada banyak sekali produk susu formula yang dijual di pasaran, seperti salah satunya adalah susu Dancow madu.

Susu Formula untuk Buah Hati

Secara umum menurut pendapat banyak pakar medis, seorang bayi atau anak-anak di bawah usia 3 tahun masih memerlukan sekitar 100 sampai dengan 120 kalori per kilogram dari berat badannya. Jumlah kalori sebanyak itu akan didapatkan dari ASI dan MPASI.

Hanya saja, ketika seorang wanita memutuskan untuk menghentikan pemberian ASI dan hanya menyediakan MPASI saja, maka susu formula, termasuk dalam hal ini adalah susu Dancow madu, dapat dijadikan sebagai alternative sumber kalori untuk tubuh buah hati. Akan tetapi jika memang anak sudah mendapatkan cukup ASI dan MPASI, maka susu formula tidak terlalu diperlukan lagi karena justru akan membuat buah hati kelebihan kalori dan menjadi kegemukan.

Hanya saja mengesampingkan masalah kalori yang didapatkan, tentunya dengan tidak lagi mendapatkan asupan ASI, maka anak-anak yang masih dalam fase tumbuh kembang sangat membutuhkan sekali kalsium yang mana dapat diperoleh dari susu.

Oleh karenanya, ketika seorang wanita sudah tidak lagi memberikan ASI dan hanya MPASI saja, maka susu formula adalah sumber utama pemberi kalsium yang tepat untuk anak. Selain itu, di dalamnya juga memiliki kandungan yang hamper sama seperti yang terdapat di dalam ASI.

Hanya saja, sangat disarankan untuk tidak memberikan susu formula dalam takaran yang banyak atau dalam durasi yang sangat sering dalam satu harinya. Hal itu karena kalori yang terkandung di dalam setiap susu formula cukup tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *